Berita Kota

Pemkot Harus Tindak Angkot Jurusan Arbes

Angkot 1

Ambon, detik-maluku.com : Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon diminta untuk mencabut ijin angkutan trayek jurusan Mardika-Air Besar (Arbes).

Kendati Pemkot Ambon telah mengeluarkan ijin, namun sejumlah angkot enggan untuk melayani warga masyarakat yang bermukim di kawasan Abes Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau.

Akibat tidak adanya angkot, warga setiap hari menggunakan jasa ojek, sehingga biaya transportasi naik drastis.

Biaya transport biayasanya dari Arbes – Mardika Rp.4000 kini naik menjadi Rp.9.000 yang terdiri dari biaya ojek Rp.5.000 dan biaya angkot STAIN – Mardika Rp.4000.

Ribuan warga yang bermukim di kawasan Arbes mengeluh dengan ulah sopir-sopr jurusan Arbes yang enggan melayani warga.

Salah satu warga Arbes La Eman kepada detik-maluku.com, Rabu (22/3/2017), mengungkapkan, ada beberapa angkot yang diberikan ijin oleh Dishub Kota Ambon untuk melayani kawasan Arbes, namun sayangnnya angkot-angkot tersebut tidak melaksanakan tugas pelayanan seperti yang tertera dalam ijin traye.

Ia meminta kepada Pemkot Ambon dalam hal ini Dishub Kota Ambon untuk mencabut ijin-ijin trayek jurusan Arbes karena tidak dinikmati masyarakat.

“Kita tahu bersama ada angkot-angkot jurusan arbes, namun tidak ada satupun yang melayani masyarakat arbes bahkan angkot yang kadang-kadang masuk ke Arbes itu bukan jurusan Arbes, sementara angkot yang memperoleh ijin trayek Arbes enggan untuk masuk ke Arbes. Kita minta agar ijin-ijin angkot Arbes dicabut karena tidak menjalankan pelayanan sesuai ijin yang diberikan,” ujarnya.

Diakuinya, sopir-sopir amhkot Arbes sangat bandel, sehingga harus diambil tindakan tegas. Jika mereka tidak melayani masyarakat sesuai ijin trayek, maka pemkot Ambon harus mencabut ijinnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Joni. Pria paruh baya ini merasa kesal dengan sopir-sopir angkot yang tidak masuk Arbes.

“Ada tertulis jelas di badan angkot, tulisan Arbes, namun anehnya tidak masuk Arbes. Ini merupakan pembohongan publik dan warga di rugikan. Saatnya ada tindakan tegas dari Pemkot Ambon. Bila angkot-angkot tersebut masih saja bandel tidak masuk dan melayani warga Arbes, maka kita minta ijin trayek di cabut saja. Percuma saja ada angkot Arbes tapi tidak dinikmati warga,” ujarnya dengan kesal. AKO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top