Berita Kota

Tidak Ada KKN di Tender Pengadaan Modem AMR

jjjj

Ambon, detikmalukucom: Manajemen PLN Maluku dan Maluku Utara akhirnya membantah ada unsur KKN dalam proyek tender pengadaan modem AMR yang telah dilakukan pihak PLN beberapa waktu lalu.

Bantahan pihak PLN ini menyusul pemberitaan sejumlah media lokal yang menyebut adanya unsur KKN dalam proyek pengadaan modem AMR padahal tidak ada.

Manager SDM PLN Maluku dan Maluku Utara, Eddy Irawan mengatakan modem AMR sangat dibutuhkan di wilayah Maluku dan Maluku Utara sebabnya pengadaan itu dilakukan. Keberadaan modem AMR itu sendiri untuk mengatasi penyimpangan penggunaan listrik secara illegal, apalagi wilayah Maluku sangat rawan terhadap pencurian listrik secara illegal. Namun karena rekanan yang mengikuti tender proyek tersebut tidak memenuhi syarat maka tender tersebut telah dibatalkan.

“Secara umum saya sampaikan, bahwa pengadaan modem AMR yang dituduhkan ada unsur KKN itu sudah dibatalkan tidak dilaksanakan karena pendor yang memasukan penawaran speknya tidak sesuai dengan yang kami inginkan, “ kata Eddy kepada wartawan saat menggelar jumpa pers, Sabtu (4/2).

Dia mengatakan terkait adanya panggilan terhadap manager niaga oleh pihak kejaksaan terkait masalah tersebut dia mengakui bahwa itu itu hanyalah miss komunikasi saja sebab pengadaanya sebenarnya sudah dibatalkan.

“Mungkin saja kejaksaan belum mengetahui informasi kalau tendernya sudah dibatalkan, jadi tidak ada penyimpangan disitu cuman memang sebagai mitra kami hargai, “ ujarnya.

Eddy mengakui bahwa persoalan yang terjadi saat ini merupakan dinamika dalam perusahan. Setelah dibatalkan kata dia proyek tender pengadaan modem AMR kemudian dikembalikan ke PLN Area. (AKO)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top