Editorial

Catat ! Begini Opini Tokoh Muda Terhadap Kepemimpinan Ramly Umasugi

????????????????????????????????????

Ambon, detik-maluku.com: Sudah empat tahun lebih Ramly Umasugi didapuk sebagai Bupati untuk memimpin Kabupaten Buru periode 2012-2017. Sejak dilantik per 4 Februari 2012, kepemimpinan Ramly Umasugi disebut telah berhasil merubah Kabupaten Buru secara signifkan.

Memang, harus diakui, masih ada kekurangan yang belum dibenahi. Tetapi, secara umum warga Kabupaten Buru merasakan sentuhan kinerja yang telah dilakukan oleh sosok pemimpin bagi daerah yang dijuluki Bupolo ini.

Dibalik sentuhan pembangunan yang dirasakan oleh warga dan sosok Ramly Umasugi yang menyatu dengan seluruh lapisan masyarakat, hal itu pula yang turut dirasakan oleh sejumlah tokoh muda. Bagi para tokoh muda, kepemimpinan Ramly Umasugi dianggap sebagai contoh pemimpin visoner dan merakyat yang patut diteladani.

Muslan Bachmid, salah satu tokoh muda di Pulau Buru, berpendapat bahwa Ramly Umasugi telah berhasil membuka kran isolasi bagi desa-desa di pelosok Kabupaten Buru.

“Dimasa kepemimpinan Pak Ramly, infra­struktur jalan dan jembatan di Kabupaten Buru mengalami kemajuan yang pesat. Selanjutnya, dibukanya    ak­ses jalan dan jembatan masya­rakat yang sebelumnya te­risolasi kini sudah tidak lagi karena desa-desa atau ke­camatan-kecamatan seluruh pelosok Kabupaten Buru saat ini sudah terhubung. Infrastruktur yang dibangun itu mampu mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di pelosok-pelosok, “ ujar Muslan.

Muslan menjelaskan, dulu jangkauan dari Kota Namlea ke Kecamatan Air Buaya yang sebelumnya ditempuh 5 sampai 6 jam, kini hanya ditempuh sekitar 2 jam. “Karena infrastruktur jalan dan jembatan sudah sangat bagus sehingga memperpendek jarak tempuh waktu dari desa atau ke ke­camatan maupun ke ibukota Kabupaten Buru, Namlea,” tandas Muslan.
“Masyarakat di data­ran Rana sudah bisa meng­gunakan akses jalan mes­kipun pembangunannya ma­sih terus berlanjut sehingga m­sya­rakat bisa dengan mu­dah memobilisasi hasil per­kebunannya. Ke­beradaan akses jalan ini di pesisir Ra­na, yang sebelumnya tidak tersentuh tangan pemerintah untuk bisa meng­unjungi sejumlah objek wi­sata yang dimiliki Kabupaten Buru, karena infrastruktur jalan sudah sangat baik. Pemkab Buru saat ini juga telah mem­bangun jalan dari Keca­matan Waeapo menuju Ke­ca­matan Batabual. Diprediksi 2 sampai 3 tahun ke depan kebutuhan jalan dan jembatan di seluruh pelosok Kabupaten Buru sudah tuntas, “ ujar Muslan.

Senada dengan Muslan, tokoh muda M. Ilman Namkatu, memiliki pandangan serupa. Menurut Ilman, perlbagai kemajuan pembangunan di Kabupaten Buru yang dicapai hingga saat ini pa­tut diapresiasi. Sejumlah wilayah yang sebelumnya terisolir kini mudah diak­ses dan dapat di jangkau secara cepat dan mudah.

“Terobosan Pak Ramly Umasugi dalam peningkatan pembangunan tidak hanya bertumpu pada aspek infrastruk­tur saja. Dimana beliau telah banyak membuka kran isolasi bagi desa-desa di pelosok. Sektor lain seperti pertanian, pendidikan, kese­hatan, perhubungan dan pariwisata juga menjadi prio­ritas pemerintahan saat ini. Karenanya, kami berharap kerja nyata dari Pak Ramly Umasugi ini bisa diteruskan ke periode kedua. Agar pogram dan teroboson dari Pak Ramly yang belum dilakukan bisa di realisasi untuk kemajuan Kabupaten Buru ke arah yang lebih baik, bermartabat dan sejahtera,” (DM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top